Tuesday, January 31, 2012

KBB #27: Fortune Cookies


   


Tantangan KBB yang ke-27 sekaligus yang pertama di tahun 2012 ini adalah membuat fortune cookies... Mungkin karena momennya juga berdekatan dengan tahun baru imlek...

Ini dia isi surat tjinta yang dikirimkan oleh host kali ini :

Yuhuuuuuuuu...
Sudah siap semua terima tantangan baking periode Januari-Februari 2012? Siap tak siap tak perlu deg-degan, tak perlu juga banyak komat kamit ala dukun, karena kita pasti dapat banyak keberuntungan dalam tantangan baking kali ini. Karena kita akan bikiiin...Fortune Cookie!!! *tepuk tangan sorak gembira*

Yap yap yap,
Fortune Cookie atau Kue Keberuntungan adalah sebuah kue yang tipis dan renyah, yang berisi sepotong kertas dengan kata-kata yang berisi petuah atau ramalan.  Meskipun biasanya disebut sebagai kue keberuntungan Tionghoa, kue ini sesungguhnya diciptakan pertama kali di California, Amerika Serikat, dan bukan di Tiongkok.

Fortune Cookie banyak dijumpai di restoran China di Amerika. Disajikan setelah selesai makan oleh pelayan restoran sambil menyodorkan bill (rekening). Tidak hanya saat Tahun Baru Imlek, tapi sepanjang tahun. Fortune cookie adalah kue yang mungil dan renyah. Bahannya mirip bahan kue “semprong” tapi tidak gampang hancur. Mengapa diberi nama kue keberuntungan? Karena di dalam Fortune Cookie yang berukuran kecil dan teksturnya renyah ini  akan ditemukan pesan ‘keberuntungan’ yang ditulis di secarik kertas putih. Isi tulisan tersebut beragam. Ada yang isinya sekumpulan angka (siapa tahu bisa menang lotere), atau pesan-pesan asmara. Namun, kebanyakan isinya adalah petuah-petuah bijak dari negeri Tiongkok.

Menurut sejarah, Fortune Cookies berasal dari San Fransisco. Kue ini ditemukan oleh Makoto Hagiwara, keluarga asal Jepang pemilik Japanese Tea Garden di Golden Gate Park, San Fransisco, pada tahun 1909. Sempat ada orang lain yang mengklaim sebagai penemunya. Namanya David Jung; pendiri Hong Kong Noodle Company di Los Angeles. Namun, setelah melalui proses persidangan, pengadilan memutuskan bahwa Hagiwara-lah penemu yang sah.

Tak perlu terlalu serius menanggapi pesan dalam kue. Ada beberapa variasi ‘permainan’ dalam mengonsumsi kue ini . Ada yang menganggap kue harus dimakan sampai habis agar keberuntungan terwujud, dan sebaliknya, kue tidak usah dimakan jika pesan di dalamnya tidak berisi keberuntungan. Itu bagi orang yang berpendapat bahwa pesan harus dibaca sebelum kue dimakan. Namun, ada pula yang menganggap kue harus dihabiskan dulu sebelum pesan dibaca.

Fortune Cookie
Source: http://chinesefood.about.com

Fortune cookies can be tricky to make - it's important to make sure that the cookie batter is spread out evenly on the baking sheet. Instead of using the back of a wooden spoon to spread the batter, it's better to gently tilt the baking sheet back and forth as needed. Wearing cotton gloves makes it easier to handle and shape the hot cookies. This fortune cookie recipe makes about 10 cookies.

Prep Time: 15 minutes
Cook Time: 15 minutes
Total Time: 30 minutes





Ingredients:

2 large egg whites
1/2 teaspoon pure vanilla extract
1/2 teaspoon pure almond extract
3 tablespoons vegetable oil
8 tablespoons all-purpose flour
1 1/2 teaspoons cornstarch
1/4 teaspoon salt
8 tablespoons granulated sugar
3 teaspoons water

Preparation:

1. Write fortunes on pieces of paper that are 3 1/2 inches long and 1/2 inch wide. Preheat oven to 300 degrees Fahrenheit. Grease 2 9-X-13 inch baking sheets.

2. In a medium bowl, lightly beat the egg white, vanilla extract, almond extract and vegetable oil until frothy, but not stiff.

3. Sift the flour, cornstarch, salt and sugar into a separate bowl. Stir the water into the flour mixture.

4. Add the flour into the egg white mixture and stir until you have a smooth batter. The batter should not be runny, but should drop easily off a wooden spoon.

Note: if you want to dye the fortune cookies, add the food coloring at this point, stirring it into the batter. For example, I used 1/2 teaspoon green food coloring to make green fortune cookies.

5. Place level tablespoons of batter onto the cookie sheet, spacing them at least 3 inches apart. Gently tilt the baking sheet back and forth and from side to side so that each tablespoon of batter forms into a circle 4 inches in diameter.

6. Bake until the outer 1/2-inch of each cookie turns golden brown and they are easy to remove from the baking sheet with a spatula (14 - 15 minutes).

7. Working quickly, remove the cookie with a spatula and flip it over in your hand. Place a fortune in the middle of a cookie. To form the fortune cookie shape, fold the cookie in half, then gently pull the edges downward over the rim of a glass, wooden spoon or the edge of a muffin tin. Place the finished cookie in the cup of the muffin tin so that it keeps its shape. Continue with the rest of the cookies


Setelah membaca tips-tips dari teman-teman yang sudah bikin dan melihat cara pembuatannya di youtube, akhirnya muncul juga mood untuk membuat fortune cookies ini setelah deadline sudah mepet... Dan alhamdulillah bisa dibilang cukup berhasil di percobaan pertama. Aku membuat satu resep, dengan setengah adonan kutambah green tea powder. Hasil jadinya total 16 biji, dan semuanya bisa terlipat dengan baik.

Untuk proses pembuatan sebagian besar kulakukan sesuai resep yang disertakan, dengan beberapa catatan:

  • Alas silpat untuk memanggang harus dioles mentega atau minyak sayur tipis-tipis agar tidak lengket.
  • Buatku membentu adonan agar lingkaran lebih mudah dengan cara diratakan dengan punggung sendok.
  • Panggang dengan oven suhu 150 C, selama sekitar 6 menit saja kalau di ovenku. Cukup sampai pinggirnya mulai keemasan agar cookies masih cukup lemas dan bisa dilipat.
  • Sebaiknya jangan memanggang terlalu banyak sekaligus, kalau aku cukup dua saja tiap pemanggangan. Kalau terlalu banyak nanti keburu mengeras dan patah saat dilipat.
  • Jika ingin cookies lebih renyah, bisa dipanggang lagi dengan api kecil setelah semua sudah selesai dilipat.
  • Kalau bikin lagi mungkin air bisa ditambah sedikit agar adonan lebih encer dan cookies bisa lebih tipis dan renyah.



Wednesday, November 30, 2011

KBB#26: Panettone



Tantangan KBB #26 adalah membuat panettone, roti natal khas italia yang sudah lama membuat aku penasaran ingin mencobanya tapi belum terpenuhi sampai sekarang...

Setelah membaca sharing teman-teman di milis yang sudah mencoba bikin, aku sempat khawatir gagal karena banyak yang cerita kalau hasil panettone-nya kurang memuaskan karena kurang mengembang. Apalagi au belum pernah menguleni roti dengan tangan sebelumnya, biasanya sih pakai mikser atau bread maker saja.
Bermodalkan tips-tips dari teman-teman KBBers yang sukses dengan panettone-nya akhirnya aku coba membuatnya di hari-hari menjelang deadline.

Alhamdulillah Panettone-ku sukses di percobaan pertama. Biarpun sesudahnya tangan pegel-pegel gara-gara ngulenin sampai hampir setengah jam karena nggak kunjung elastis. Tapi semua itu terbayar begitu mencicipi rasanya.

Dan menurutku sih hasilnya cukup bagus... Panettone-ku matang sempurna dan mengembang dengan indahnya membentuk dome. Aromanya wangi butter dan lemon yang samar-samar. Nggak ada bau ragi yang berlebihan. Teksturnya cukup lembut bahkan sampai besoknya. Kemanisannya juga pas ditambah ada rasa buah kering yang manis asem seger.

Karena penasaran dengan rasa panettone asli, besoknya aku iseng beli satu panettone ukuran kecil di salah satu bakery. Setelah dicicpi ternyata kok rasanya jauh lebih enak bikinan sendiri ya... Hehehe (narsis.com)




Oh ya konon sejarah panettone adalah :

Roti Italia yang bersejarah, dihiasi dengan buah-buahan mungil bak permata seperti citrus dan raisin, pertama kali dibuat di Milan sekitar tahun 1490. Roti ini kemudian secara cepat menyebar ke seantero Italia, dari pegunungan Alpen di Utara, hingga ke Sisilia di Selatan. Cerita legenda yang populer adalah mengenai asal usul dari panettone.

Cerita yang paling populer adalah cerita tentang bangsawan muda yang jatuh cinta kepada seorang anak perempuan dari seorang chef pastry bernama Toni. Untuk memberi kesan kepada ayah dari perempuan yang dia cintai, pemuda tersebut menyamar menjadi chef pastry junior yang sedang magang, yang lalu menciptakan roti berbentuk kubah (dome) yang manis dengan rasa khas. Roti rasa baru ini laku keras, orang berbondong-bondong antri di toko roti tersebut untuk membeli roti pan de Toni.

Di Milan, para pengusaha memiliki kebiasaan untuk memberikan roti panettone sebagai kado natal kepada klien-klien mereka. Namun, jauh sebelumnya, panettone dikenal sebagai makanan mewah, yang tidak semua orang mampu membelinya. Hingga pada suatu saat, tehnik-tehnik produksi baru bisa menekan biaya produksi sehingga membuat panettone bisa terjangkau semua orang. Sebuah proses yang mengkombinasikan ragi dengan paper mould akan membuat ragi merata di adonan roti sehingga menjadi roti yang sangat ringan.

Saat ini panettone, dikenal di seluruh dunia dengan berbagai variasi, dengan diisi krim, ditutup dengan coklat dan icing almond. Roti ini dijual dalam kemasan cantik. Panettone dapat dinikmati dengan seribu satu cara, dipotong tipis atau tebal, disiram dengan berbagai saus, diisi atau ditutup dengan krim. Sangat cocok sekali di toasted untuk sarapan pagi, dicelup ke susu dingin atau panas, hingga melunak. Panettone bukan hanya tradisi natal, tapi juga pelengkap yang lezat untuk hidangan yang nikmat.


Ini resep versi bahasa Indonesianya beserta modifikasiku:

Panettone (traditional Italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet

Bahan :



1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi) --> 1 sachet fermipan kurleb 11 gr
65 ml (1/4 cup) gula --> aku tambah jadi 100 gr
6 tbsp air hangat (90 ml)
6 kuning telur
Lemon zest dari 1 buah lemon
Sejumput garam
500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu-->aku pakai 2 cups tepung komachi + 2 sdm susu bubuk untuk adonan pertama,  dan sekitar 1/4 cup untuk tambahan setelahnya

100 ml (6 sdm) potongan candied peel
100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega --> (total 130 gr salted butter) bekukan sebentar, potong kotak-kotak
4 sdm sultana --> direndam dengan orange juice hangat biarkan semalam lalu tiriskan
4 sdm currant (beri berian :P) --> pakai dried cranberry, direndam bersama sultana
1 sdt vanilla
Aku tambah juga sliced almond secukupnya buat taburan

Cara Membuat :



Masukan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit. Kemudian mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat (contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit. (gambar 1)

Masukan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur, vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula. (gambar 2)

Campur 500 ml (2 cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan.(gambar 3,4)

Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.(gambar 5,6)

Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket.

Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit.(aku menguleni hampir 30 menit sapai adona cukup elastis) (gambar 7, 8)

Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.

Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.(gambar 9,10)

Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar (aku pakai loyang diameter 16 cm), masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya. Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.(almond aku taburkan di tahap ini) (gambar 11)

Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius (400 derajat F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 derajat celcius (350 derajat F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.(gambar 12)

Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang.



English Version:

Panettone (traditional Italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet

Ingredients

- 1 1/2 cakes of fresh baker's yeast
- 65 ml (1/4 cup) sugar
- 6 tbsp. warm water
- 6 egg yolks
- Finely grated zest of 1 lemon
- A pinch of salt
- 500-750 ml (2-3 cups) flour
- 100 ml (6 tbsp.) diced candied peel
- 100 g (6 tbsp.) + 2 tbsp.butter
- 4 tbsp. sultanas
- 4 tbsp. currants
- 1 tsp. vanilla

Method

Sprinkle 1 tbsp. granulated sugar and the yeast over the warm milk and let sit 3 minutes; mix and let rest in a warm draft-free place (e.g., a warm oven that has been turned off) until the mixture has doubled in volume, approximately 5 minutes;
pour the mixture into a bowl, add in the egg yolks, vanilla, lemon zest, salt and remaining sugar;
gradually mix in 500 ml (2 c.) of the flour by hand until a smooth consistency is attained - the dough should easily come together into a ball;
gradually add the butter cut into small dice and beat until the dough becomes smoother and more elastic;
add 125 to 250 ml (1/2 to 1 c.) more flour until the dough is firm and silky but not sticky;
place the ball onto a lightly floured surface. Knead the dough for approximately 10 minutes. When the dough is smooth and shiny, place into a buttered bowl; dust lightly with flour, cover with a kitchen towel and place in a warm draft-free place for about 45 minutes until doubled in volume;
punch down the dough firmly with your fist and flatten it out in the bowl; add the candied lemon peel, raisins and currants and knead until well distributed but without working the dough more than necessary;
line a large bread pan with brown paper that has been well buttered on both sides; place the dough in the pan and trace a cross on top;
cover with buttered paper and let rise again in a warm place for 15 minutes;
remove the paper from the top; brush the top with softened butter.
Baking

Preheat the oven to 200°C (400° F);
place the bread pan on the middle rack of the oven and bake for 10 minutes;
reduce the oven temperature to 160° C (350° F) and continue baking for another 30 to 40 minutes, brushing again with melted butter; the bread is done when the surface is golden and crispy;
remove from the oven; remove the paper and let cool for 15 minutes before unmolding.



 Ini dia logo lulusnya... Thaks buat para ibu host..
.

Friday, November 11, 2011

NCC Chinese Food Week: Xiao Long Bao


Satu lagi resep buat NCC Chinese Food Week.
Xiao Long Bao ini salah satu menu favorit suami kalau sedang makan
dimsum di restoran.
Paling enak dimakan panas-panas, begitu digigit kaldunya langsung mengalir.
Karena ini percobaan pertama, masih belum bisa membentuk kulitnya dengan
bagus. Kayaknya masih perlu banyak latihan nih...
Biarpun kulitnya belum sempurna, tapi rasanya dijamin enak. Apalagi
kalau disantap dengan cocolan cuka hitam dan irisan jahe. Slurrp...


Xiao Long Bao
Sumber: Majalah Sedap edisi 8/VIII/2007

Bahan kuah:
750 ml air
800 gram ceker ayam, memarkan
1 cm jahe, iris halus
1 sendok teh garam
1 batang daun bawang, potong-potong
1/2 sendok makan angciu (optional)
1/2 sendok teh merica bubuk
(note: aku tambah gelatin 1/2 sendok teh)

Bahan isi:
150 gram ayam giling
50 gram udang giling
1 sendok makan daung bawang, iris halus
1 cm jahe, cincang halus
1/2 sendok teh garam
2 sendok teh saus tiram
1/2 sendok teh gula pasir
1/4 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh minyak wijen

Bahan kulit:
180 gram tepung terigu protein sedang
1/8 sendok teh garam
100 ml air panas
25 ml air dingin
1/2 sendok makan minyak goreng

Cara membuat
1. Kuah, rebus semua bahan kecuali angciu dengan api kecil sampai berkaldu.
2. Angkat ceker ayam. Potong-potong. Rebus lagi sampai mendidih. saring.
3. Tambahkan angciu. Rebus sampai mendidih (ukur 300 ml). Tuang ke
baskom. Dinginkan dalam lemari es sampai beku.
4. Potong-potong kecil puding kaldu.
5. Isi, aduk rata bahan isi dan bahan puding kaldu. Simpan dalam lemari es.
6. Kulit, seduh tepung terigu dan garam dalam air panas. Aduk dengan
sendok kayu.
7. Masukkan air dingin dan minyak goreng. Uleni sampai kalis. Diamkan 30 menit.
8. Bagi adonan menjadi 30 bagian. Giling tipis adonan sambil ditabur
tepung terigu. Cetak diameter 9 cm. Beri isi, tangkupkan kulit. Pilin
sambil diuntir bagian atasnya.
9. Kukus 6 menit dengan api sedang. Sajikan panas.

NCC Chinese Food Week: Gong Bao Ji Ding



Hidangan  ini aku buat untuk ngikutin NCC Chinese Food Week

Sebenarnya ini masaknya sudah agak lama, tapi baru berhasil ngirim di detik-detik terakhir.
Moga-moga aja masih bisa dapet badge CFW.
Kali ini aku bikin Gong Bao Ji Ding. Kayaknya sih ini sama dengan Ayam Kung Pao.


Gong Bao Ji Ding
(Chicken with Dried Chillies)
Sumber: The Food of Asia, terbitan Periplus

Bahan:



500 g dada ayam
1/2 sendok teh garam
1 putih telur
2 sendok makan angciu (optional)
2 sendok teh maizena
minyak untuk menggoreng
1 sendok teh bawang putih cincang halus
1 sendok teh jahe cincang halus
1 sendok makan kecap asin
1 sendok makan cuka beras
1 sendok teh gula
2-3 cabe kering, iris 1 cm, goreng hingga renyah dan kecoklatan
1 sendok makan daun bawang iris tipis
2 sendok makan kacang tanah goreng, buang kulitnya

Cara membuat:

Potong dada ayam 1/2 x 2 cm.
Lumuri dengan garam, putih telur, ang ciu, dan maizena.
Sisihan 2-3 menit sambil memanaskan minyak untuk menggoreng.
Goreng ayam sampai terendam dengan suhu sangat tinggi selama 30 detik,
tiriskan dan sisihkan.
Sisakan kira-kira 1 sendok teh minyak di wajan. Tumis bawang putih dan
jahe selama beberapa detik, lalu tambahkan kecap asin, cuka, dan gula.
Aduk rata, lalu masukkan ayam, cabe kering, dan daun bawang. Tumis 3-4 menit.
Masukkan kacang goreng, hidangkan segera.



Friday, September 30, 2011

KBB#25: Scones


Hip Hip Hurray!! KBB ulang tahun yang ke-4! Masih belajar naik sepeda nih, bentar lagi bakal naik becak *loh.
Di ulang tahun KBB yang ke-4 ini, kita akan rayakan dengan minum teh bareng, daaaaaaaaaaan... tentu dengan teman spesialnya: scones.
Devonshire tea adalah sebuah sajian minum teh khas Inggris yang konon berasal dari daerahDevon, dimana scones disajikan bersama clotted cream dan selai. Clotted cream merupakan krim kental yang kandungan lemaknya sangat tinggi, sehingga tidak banyak dikonsumsi.
Scones berasal dari kata sconbrot, merupakan ‘roti’ khas Skotlandia yang pada akhirnya diadaptasi oleh masyarakat Inggris menjadi makanan khas Inggris yang pembuatannya hanya meliputi tiga bahan utama: tepung, mentega dan susu. Tekstur scones haruslah ringan, dan tidak berat dan tidak basah seperti brownies, dengan demikian baking powder banyak digunakan sebagai bahan pengembang.
Rasa scones bermacam-macam, namun secara tradisional, scones disajikan plain dan tidak memakai banyak gula. Selain itu, scones populer dipanggang bersama cincangan kurma, kismis, sultanas, atau currants.
                                                      
Resep Scones:
Sumber: Edmonds Cookery Book, NZ.
Untuk 12 potong

Bahan:
3 cups tepung terigu
6 sdt baking powder
¼ sdt garam
75g mentega
1 - 11/2 cup susu segar
ekstra susu


Ayak tepung, baking powder, dan garam ke dalam mangkuk. Masukkan mentega dan remas hingga berbulir2 seperti remah roti. Tambahkan susu dan aduk cepat menggunakan pisau sampai adonan lembut. Gilas beberapa kali. Tabur tepung sedikit ke atas baking tray. Letakkan dan tekan-tekan adonan scones di atas baking tray. Iris 12 potongan yg sama. Sisakan jarak 2cm antara satu scones dengan yang lainnya. Olesi susu segar di atas scones. Panggang dengan oven 220C selama 10 menit atau hingga matang kecoklatan.
Date Scones
Tambahkan ¾ cup kurma cincang, 1 sdM gula dan ½ sdt bubuk kayu manis ke dalam tepung. Sebelum dipanggang, taburi scones dengan campuran bubuk kayu manis dan gula.
Sultana Scones
Tambahkan ¾ - 1 cup sultanas ke adonan tepung.

Sunday, July 31, 2011

KBB#24: Rich Chocolate Tart



 Ini tantangan KBB yang kelima buatku,  tema kali ini Rich Chocolate Tart. Melihat dari resepnya sebenarnya bahan-bahannya nggak susah didapat dan tehniknya  juga nggak sulit.
Berhubung situasi di rumah lagi agak repot ditambah lagi kamera  hilang... hiks... tadinya aku berniat absen aja dari tantangan kali ini...
Tapi setelah dipikir-pikir kayaknya bakal nyesel kalo nggak disempetin bikin, akhirnya aku nekat bikin di hari terakhir deadline dan dipotret sekedarnya dengan kamera BB-ku.
Untunglah aku nekatin bikin, soalnya rasanya enak banget. Bener-bener nyoklat tapi nggak bikin eneg... Semua yang cicip juga bilang enak... 


Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi

Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate) aku pakai suhu 180 C

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.

Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow) aku pakai suhu 150 C.

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.




Alhamdulillah, biarpun ada berbagai trouble akhirnya aku berhasil menyelesaikan PR KBB ini, dan logo kelulusan juga sudah kuterima...

 

Saturday, July 2, 2011

NCC BolGul Week: Bolu Gulung Kentang


Bolu gulung ini aku bikin untuk mengikuti even bolgul week di NCC...
Karena lagi pengen yang gurih-gurih jadilah aku bikin bolu gulung kentang ini. Resep diambil dari buku resep Aneka Kreasi Bolu Gulung, dengan beberapa modifukasi sesuai ketersediaan bahan di rumah. Sesuai harapan rasanya enak sekali, tekstur bolunya moist dan sangat lembut, bisa digulung dengan mudah...
Ternyata bikin bolu gulung nggak susah ya, kayanya bakal ketagihan bikin bolu gulung variasi yang lain deh...


Bolu Gulung Kentang
Sumber: Buku Resep Kreasi Bolu Gulung By Sedap

Bahan Cake:
50 gr kentang kukus,  haluskan
100 gr mentega asin, lelehkan ---> pakai unsalted butter
1/4 sdt garam ---> jadi 1/2 sdt garam krn butter-nya tidak asin
12 kuning telur
75 gr gula pasir
50 gr tepung terigu protein sedang
5 gr tepung maizena
5 gr susu bubuk

Bahan Isi:
1 sdm mentega tawar untuk menumis
1 siung bawang putih cincang halus
11/2 sdm tepung terigu protein sedang
30 gr ayam giling --->pakai corned beef
175 ml susu cair --->aku tambah sedikit fresh cream
1 lembar daging asap, potong-potong
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk
25 gr keju cheddar parut --->pakai Krakatau Cream Cheese Yummy

Cara membuat:
1. Cake: aduk rata kentang, mentega asin leleh, dan garam. Sisihkan.
2. Kocok kuning telur dan gula pasir sampai mengembang. Masukkan campuran kentang. Aduk rata.
3. Tambahkan tepung terigu,. tepung maizena, dan susu bubuk sambil diayak dan diaduk rata.
4. Tuang di loyang 30x25x3 cm yang dioles margarin dan dialas kertas roti.
5. Oven 20 menit dengan suhu 190 derajat Celcius sampai matang.
6. Isi: tumis bawang putih dengan mentega sampai harum. Masukkan ayam giling. Aduk sampai berubah warna.
7. Masukkan tepung terigu. Aduk sampai berbutir. Tuang susu cair sedikit-sedikit sambil diaduk sampai licin.
8. Masukkan daging asap, garam, merica bubuk, dan pala bubuk. Aduk rata. Tambahkan keju cheddar parut. Aduk rata.
9. Oles cake dengan bahan isi. Gulung dan padatkan. 


.
 

Blog Template by YummyLolly.com