Tuesday, November 30, 2010

KBB #20: Biskuit Tradisional – Kue Bangket Kacang



Setelah hampir setahun yg lalu daftar untuk gabung ke KBB dan masuk waiting list, akhirnya awal bulan oktober dapat email dari Mba Arfi kalo aku bisa masuk jadi calon anggota. Alhamdulillah... Dan ini PR pertama yang harus kusetorkan...
KBB #20 kali ini bertemakan Biskuit Tradisional-Bangket. Mulanya bingung mau bikin pake resep yang mana, antara bangket jahe atau bangket kacang... Akhirnya kuputusin bikin bangket kacang aja, soalnya dulu pernah bikin kue jahe ternyata habisnya lama.
Berhubung buru-buru karena sorenya harus ke bandara, aku bikinnya cuma 1/6 resep aja biar cepet. Jadinya 1 wadah tupperware 500 gr lebih dikit.
Bangket kacang ini bahannya sederhana dan bikinnya gampang banget... Tapi hasilnya uenaak! Kacangnya berasa banget dan teksturnya lumer di mulut.
Rasanya mirip banget kue kacang yang biasa disuguhkan di rumah budeku pas lebaran dulu. Biasanya saking doyannya aku dan kakakku, akhirnya ama Bude kue kacang setoples itu disuruh bawa pulang, Hehehe... Makasih ya, Bude...
Seneng deh aku jadi bisa bikin sendiri sekarang...
Buat yang mau coba ini resepnya ya, aku bikinnya plek sesuai resep tanpa dimodifikasi...

Bangket Kacang
Sumber: Nadrah Sahab

Bahan (aku bikin 1/6 resep):


750 gr Terigu, sangrai (aku pake 125 gr)
500 gr Kacang tanah kupas (aku pake 85 gr kacang cincang yg buat topping donat)
400-500 gr gula halus (aku pake 70 gr)
500 ml-600 ml minyak goreng (aku pake 100 ml)
1 sdt garam (aku pake 1/4 sdt)

Cara membuat:

1. Sangrai/panggang kacang tanah lalu blender halus. bisa juga masih ada kasar-kasarnya sedikit.


2. Campur terigu + kacang + gula halus+ garam. masukkan minyak sayur sedikit-sedikit hingga semua tercampur rata.


4. Bulatkan adonan lk 10 gr, lalu pencet perlahan bulatan dengan garpu (karena adonan gampang pecah).
5. Bakar dengan api kecil 140-150 derajat celsius sekitar 20 mnt.
6. Angkat kukis ini jangan pada saat panas.

Saturday, November 20, 2010

Bangket Susu Empat Rasa

Setelah lama ga update blog, akhirnya berhasil ngumpulin niat buat update lagi sekalian untuk ikut ngeramein NCC Bangket Week setelah beberapa kali absen...
Mudah-mudahan setelah ini aku bisa rajin lagi ngupdate, ya...

Buat laporan Bangket Week kali ini aku memakai resep bangket susu dari mbak Nadrah karena bahannya yang gampang didapat dan pembuatannya simpel. Hampir ga ada modifikasi kecuali divariasiin jadi empat rasa, yaitu rasa original, milo, green tea dan jeruk. Oh ya, gulanya juga dikurangin dikit soalnya berdasarkan beberapa laporan di milis ada yang bilang rasanya manis banget.

Biarpun adonan cukup ngeprul alhamdulillah dengan bantuan plastic wrap nyetaknya jadi gampang, selain di cetak pake cetakan kue satu aku juga manfaatin cetakan onigiri dan cetakan telur puyuh yang biasa dipakai untuk bikin bento, ternyata bisa lho...

Hasilnya lumayan sukses menurutku, rasanya susu banget, teksturnya lembut dan lumer di mulut. Apalagi ada 4 macam rasa yang semuanya enak, jadi nggak bosan-bosan makaninnya...



Buat yang mau coba ini resepnya, ya...

Kue Bangket Susu
oleh: Nadrah Shahab 
 
Bahan:
500 gr sagu
100 gr margarine
150 gr gula halus (aku kurangi jadi 120 gr)
75 gr susu kental manis (aku pake 2 sachet indomilk)

Cara membuat:
1.Sagu disangrai dengan daun pandan, dinginkan
2.Campur semua bahan (aku bagi jadi empat bagian, satu bagian ditambah milo bubuk, satu bagian ditambah green tea powder, satu bagian ditambah parutan kulit lemon dan sunquick orange)
3.Cetak menggunakan cetakan kue satu
4.Bakar dgn api kecil (140 derajad celcius)
selama lk 10 mnt
5. Angkat kukis tidak pada saat panas.
6. karena kue ini textur nya rapuh sekali, angkatnya harus dengan kasih sayang, atur ditoples, jangan diangkat lagi, kecuali mau dimakan.

Tuesday, January 19, 2010

Lompong Sagu Pisang Durian

Satu lagi entry yang kubuat untuk BananaWeek NCC. Resepnya dari tabloid Koki, teksurnya agak-agak kenyal dengan rasa legit dan wangi aroma pisang campur durian. Yang doyan lempok atau dodol pasti akan suka kue yang satu ini.


Lompong Sagu Pisang Durian
Sumber: Tabloid Koki edisi 161

Bahan:
Pisang raja 2 buah
Gula merah 150 gram, sisir
Garam secukupnya
Tepung sagu 150 gram
Durian matang 5 sdm, haluskan
Kelapa sedang 1 butir, parut panjang
Daun pandan secukupnya, potong-potong
Daun pisang secukupnya
Air secukupnya

Cara:
1. Remas-remas, pisang, gula merah, dan garam hingga halus.
2. Masukkan tepung sagu, durian dan kelapa parut, aduk rata.
3. Tambah air, aduk hingga kalis.
4. Ambil daun pisang, letakkan 2 sdm adonan di atasnya.
5.  Gulung dan semat ujungnya.
6. Panggang di atas bara hingga matang. Angkat dan sajikan.

Tips: Gunakan pisang matang yang matang namun teksturnya masih keras agar rasanya manis (tidak sepet).

Tuesday, January 12, 2010

Ambrosia, the drink of the gods...

Nyari-nyari resep berbahan pisang yang gampang tapi unik buat ikutan NCC Banana week, akhirnya nemu resep yang satu ini di Primarasa edisi Olahan Lezat Buah. Nama minuman ini lucu deh, Ambrosia. Dalam mitologi Yunani kuno, ambrosia terkadang digambarkan sebagai makanan, juga kadang sebagai minuman para dewa-dewi seringkali ambrosia diyakini akan memberi kehidupan yang abadi bagi siapapun yang memakannya. (sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Ambrosia).
Nah, siapa yang mau coba mencicipi minuman dewa-dewi? Langsung aja yuuk, coba bikin sendiri minuman yang segar dan menyehatkan ini...


Ambrosia
Sumber: Primarasa Olahan Lezat Buah

Bahan
4 buah jeruk orange berkulit tebal (aku pake jeruk Navel)
1 buah pisang ambon
125 ml jus jeruk orange (aku pange orange juice Buavita)
60 ml madu
3 sdm air jeruk lemon
75 gr daging kelapa muda keruk
es batu/es serut
(Ditambah buah delima, kebetulan sedang punya)

Cara
1. Kupas kulit jeruk orange, belah jadi 4 bagian. Potong-potong melintang tebal 1/2 cm, sisihkan dalam lemari es supaya dingin. Kupas pisang, potong-potong melintang setebal kurleb 1 cm.
2. Campur jus jeruk orange, madu, dan air jeruk lemon dalam wadah, aduk hingga seluruh bahan tercampur.
3, Siapkan 4-6 buah gelas/mangkuk. Taruh jeruk dan pisang di dalamnya. Siram atasnya dengan campuran jus jeruk.
4. Bubuhkan kelapa keruk dan es batu/es serut di atasnya. Sajikan segera.

Chicken Cordon Blue

Ini menu makan malam hari minggu kemarin, resepnya ngambil dari buku resep Primarasa, tentu saja disesuaikan dengan bahan-bahan yang tersedia di dapurku. Rasanya jangan ditanya, sudah pasti enak dong, hehehe... Paling oke disantap saat masih panas karena keju slicenya yang meleleh dalam setiap irisan. Sayang fotonya kurang memuaskan karena dipotretnya malam hari dengan pencahayaan sekedarnya.



Chicken Cordon Blue
Sumber : Primarasa Ala Cafe 3

Bahan
500 gr (2 pasang) fillet dada ayam
8 keju slice
4 lembar daging asap
75 gr tepung terigu
2-3 butir telur, kocok
75 gr tepung roti
100 ml minyak goreng
50 gr margarin

Perendam
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
200 ml susu cair

Pelengkap
Kentang goreng
Setup sayuran (buncis, wortel, kacang polong, dll)

Cara
1. Belah melintang fillet dada ayam jadi 2 bagian dengan ukuran sama, hingga terdapat 8 potong fillet ayam. Pukul-pukul dengan pemukul daging agar ukuran sesuai dengan lebar keju dan daging asap. Lumuri bahan perendam, sisihkan selama 5-10 menit.
2. Tiriskan sepotong fillet dari perendamnya, tumpukkan selembar keju dan selembar daging asap di atasnya. taruh lagi selembar keju di atasnya, tutup dengan fillet ayam hingga keju dan daging asap tertutup rapi. lakukan hal yang sama untuk sisa bahan.
3. Taburi permukaannya dengan tepung terigu. Celupkan ke dalam telur kocok, gulingkan ke dalam tepung roti hingga seluruh permukaannya tertutup rata, sisihkan.
4. Panaskan minyak goreng dan margarin dalam wajan, goreng ayam isi hingga matang dan kuning kecoklatan. Angkat. Hidangkan selagi hangat dengan pelengkap kentang goreng dan setup sayuran.

Tuesday, January 5, 2010

Corn Cream Soup

Ini salah satu soup kegemaranku, Corn Cream Soup... Paling enak menikmati cream soup panas ini saat cuaca lagi dingin. Perpaduan jagung manis dan krim kental yang gurih benar-benar pas, apalagi kalau dilengkapi dengan crouton yang renyah, sluurpp...




Corn Cream Soup

Bahan:
4 sdm butter
1 bawang bombai ukuran sedang, cincang halus
4 sdm tepung terigu
1 kentang, potong-potong
1 kaleng jagung manis
250 gr ayam, rebus sampai matang dengan bay leaf dan jahe yang dimemarkan, potong kotak-kotak
500 ml susu cair
450 ml kaldu dari air rebusan ayam
200 ml krim kental
1 kaldu blok rasa ayam
garam, gula, merica, pala secukupnya

Cara membuat
Panaskan butter dalam panci, tumis bawang bombai sampai layu. Masukkan tepung terigu, aduk cepat.
Masukkan kaldu, susu cair, kentang, kaldu blok dan jagung kalengan (sisihkan 3 sdm jagung untuk nanti).
Rebus dengan api sedang hingga kentang empuk.
Angkat dari api, haluskan (kalau aku dihaluskan langsung dalam pancinya pakai stick blender, pakai food processor/blender biasa juga bisa tapi sebaiknya tunggu agak dingin dulu).
Panaskan lagi di atas api, masukkan potongan ayam, jagung yang masih utuh, krim kental, garam, gula, merica, dan pala sesuai selera.
Masak lagi di sambil sesekali diaduk dengan api kecil-sedang sampai mulai mendidih (jangan sampai terlalu mendidih, nanti krim kentalnya bisa pecah). Matikan apinya.
Angkat, sajikan hangat-hangat. Kalau suka bisa diberi taburan oregano dan crouton.
 

Blog Template by YummyLolly.com